Life of TAHAP

Laman rasmi Pimpinan SMKA Tengku Ampuan Hajjah Afzan Pahang, Jerantut.
 
HomePortalCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
AHLAN WASAHLAN WAMARHABAN BIKUM DIUCAPKAN UNTUK SEMUA PELAJAR SMKA TAHAP KHUSUSNYA KEPADA PELAYAR LAMAN LIFE OF TAHAP...BERSAMALAH KITA MENYEMARAKKAN BIAH SOLEHAH INSYAALLAH..
KEPADA SELURUH PELAYAR LAMAN LIFE OF TAHP YANG SUDAH MENCAPAI STATUS PELAJAR TINGKATAN 5 ANDA DIMINTA UNTUK MENDAFTAR TERUS KEPADA LAMAN RASMI BATCH IAITU DI http://batchtahap27.ning.com/
http://lifeinislam.sosblog.com
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
iluvislam
iluvislam
Kalender
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Who is online?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None

Most users ever online was 22 on Tue Jun 08, 2010 4:28 pm
Latest topics
» Maka AKUlah AKU..dan kamu?
Wed Jan 11, 2012 7:12 pm by MOTIVATOR

» KOREAAAA!!!!
Fri Sep 30, 2011 11:39 pm by nur

» Reminiscence
Tue Aug 09, 2011 5:30 pm by nur

» X-TAHAP 2011...
Tue May 03, 2011 8:01 pm by Zainul Muhammad

» AlFatihah - AlBaqoroh, ayat 24 (Saad Al-Ghamdi)...
Wed Dec 29, 2010 9:28 am by Zainul Muhammad

» Life Of Tahap da tak meriah cam dulu...
Mon Dec 20, 2010 5:47 pm by HambaAllahYangHinaLagiKej

» KENAPA TAHAP TAK seMERIAH dulu?????????
Mon Dec 13, 2010 4:05 pm by Guest

» AHLI JAWATANKUASA TERTINGGI PAI 2010
Sat Oct 30, 2010 12:01 am by fiza

» CINTA MERUBAH SEGALANYA
Fri Oct 15, 2010 8:49 am by allisa dania

chat

Share | 
 

 air mata rasulallah

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
syahiirul aiman



Posts : 17
Reputation : 0
Join date : 09/01/2010

PostSubject: air mata rasulallah   Mon Mar 15, 2010 1:26 pm

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur."


:: Ali 'Imran : 144 ::







Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang sakit," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.


Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru kali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.



masih dalam simpanan.. -pedang rasulullah saw


Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.

"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.



makam rasulullah saw


Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai ding!n, kaki dan dada nya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.

Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?

Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Back to top Go down
View user profile
 
air mata rasulallah
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Life of TAHAP :: Berita Pimpinan :: Tazkirah-
Jump to: